Jaga tekanan angin, perpanjang umur ban mobil kamu


Jaga Tekanan Angin Bisa Bikin Umur Ban Mobil Lebih Lama, Ini Faktanya

Jaga Tekanan Angin Bisa Bikin Umur Ban Mobil Lebih Lama, Ini Faktanya

Tekanan angin pada ban mobil sangat penting untuk dijaga secara berkala. Selain memengaruhi kenyamanan berkendara, menjaga tekanan angin ban juga bisa membuat umur ban menjadi lebih lama.

Pentingnya Menjaga Tekanan Angin Ban Mobil

Pengecekan tekanan angin ban sebaiknya dilakukan rutin minimal setiap 2 minggu sekali. Dengan menjaga tekanan angin yang sesuai, kinerja ban akan optimal dalam berbagai kondisi jalan. Setiap mobil memiliki label tekanan angin ban sebagai patokan yang diberikan oleh pabrikan.

Menurut Bayu Putra, Indonesia Marketing Manager Sailun Tire, menjaga tekanan angin ban sangat penting. "Kalau kita konsisten menjaga tekanan angin maka bagian dinding ban atau side wall tidak menanggung beban secara berlebihan," ujarnya.

"Tekanan angin ban yang kempis ini membuat dinding ban yang dibuat lebih lentur ini harus menahan bobot kendaraan," tambahnya. Saat mobil berjalan, terutama jika sering melewati jalan jelek, bagian ini rentan rusak sehingga muncul benjolan. Kondisi ban yang benjol bisa dikatakan sudah tidak layak pakai atau sudah rusak.

Dampak Tekanan Angin yang Tidak Sesuai

Selain itu, keausan pada telapak ban juga bisa terjadi jika tekanan angin tidak sesuai. "Kalau ban kurang angin maka bagian sisi luar yang menjadi cepat aus, bagian tengahnya tidak," jelas Bayu.

Dengan demikian, hanya dengan menjaga tekanan angin ban, umur ban mobil bisa lebih lama. Pastikan tekanan angin ban mobil sesuai dengan rekomendasi pabrikan untuk semua roda.

Tips Merawat Ban Mobil

Berikut beberapa tips yang bisa Anda terapkan untuk merawat ban mobil:

  • Periksa tekanan angin ban secara rutin, terutama sebelum melakukan perjalanan jauh.
  • Jangan mengisi angin ban terlalu penuh atau terlalu kosong. Sesuaikan dengan rekomendasi pabrikan.
  • Hindari mengemudi dengan kecepatan tinggi atau melalui jalan yang sangat rusak tanpa memperhatikan tekanan angin.
  • Perhatikan tanda-tanda kerusakan pada ban seperti benjolan atau keausan tidak merata.

Penyebab Tekanan Angin Ban Kurang

Beberapa faktor dapat menyebabkan tekanan angin ban mobil menjadi kurang. Misalnya, kebocoran pada ban atau katup angin yang tidak rapat. Selain itu, suhu lingkungan juga bisa memengaruhi tekanan angin. Pada musim dingin, tekanan angin cenderung turun, sedangkan pada musim panas bisa meningkat.

Oleh karena itu, penting untuk selalu memeriksa tekanan angin ban secara berkala. Jika tekanan angin terlalu rendah, segera isi ulang hingga mencapai standar yang direkomendasikan.

Dengan merawat ban mobil dengan baik, Anda tidak hanya memperpanjang umur ban tetapi juga meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berkendara.

أحدث أقدم