Bupati Jembrana Rayakan HUT ke-51 dengan Lebih Dekat pada Anak Kurang Mampu

Bupati Jembrana Rayakan HUT ke-51 dengan Lebih Dekat pada Anak Kurang Mampu

Perayaan Ulang Tahun yang Berbeda

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, genap berusia 51 tahun pada Rabu 6 Mei 2026 lalu. Namun, perayaan hari ulang tahunnya kali ini jauh dari kesan mewah dan penuh protokol. Bupati memilih untuk merayakan momen spesial tersebut dengan duduk lesehan bersama anak-anak dari keluarga kurang mampu. Tidak ada sekat atau aturan formal dalam pertemuan ini, hanya suasana keakraban yang terasa hangat.

Selama acara berlangsung, Bupati mulai berbagi kisah hidupnya yang penuh perjuangan. Dari masa kecil hingga akhirnya terpilih menjadi Bupati Jembrana periode 2025-2030, ia menjelaskan bagaimana semua hal yang ia capai tidak datang secara instan. Acara ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk berbagi inspirasi dan rasa kepada generasi muda Jembrana.

Di hadapan anak-anak yang hadir, Bupati Kembang mengungkapkan bahwa kehidupannya saat ini adalah hasil dari usaha dan ketekunan yang terus-menerus dilakukan. Ia mengingat masa kecilnya yang dihabiskan di rumah kontrakan selama hampir 10 tahun. Sejak kecil, ia sudah akrab dengan kerja keras, bangun sebelum matahari terbit untuk membantu orang tua berjualan demi menyambung hidup.

"Saya ingin adik-adik tahu, saya juga pernah berada di posisi kalian. Saya pernah hidup susah, tinggal di kontrakan cukup lama, dan membantu orang tua bekerja sejak kecil. Tapi dari kesulitan itulah saya belajar tentang arti disiplin dan pantang menyerah," kenangnya dengan penuh empati.

Dengan tatapan penuh perhatian, Bupati asal Desa Pangyangan, Kecamatan Pekutatan ini memberikan dorongan mental kepada anak-anak agar tidak pernah merasa rendah diri karena keterbatasan ekonomi. Baginya, kondisi saat ini hanyalah titik awal, bukan penentu akhir dari garis takdir seseorang.

"Hari ini mungkin adik-adik merasa belum beruntung, tapi jangan pernah mematikan mimpi. Jika punya tekad kuat, rajin belajar, dan menjaga kedisiplinan, suatu saat kalian bisa menjadi orang hebat yang membanggakan Jembrana," pesan Bupati yang disambut antusias oleh anak-anak.

Ia juga menyampaikan pesan mendalam kepada para orang tua agar menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama. Ia menegaskan bahwa kemiskinan tidak boleh menjadi alasan bagi anak-anak Jembrana untuk putus sekolah.

"Pendidikan adalah jembatan emas untuk keluar dari kemiskinan. Pemerintah hadir untuk itu, jadi jangan pernah menyerah pada keadaan," tegasnya dengan penuh keyakinan.

Kehidupan yang Penuh Inspirasi

Perayaan ulang tahun Bupati Kembang Hartawan ini menjadi contoh nyata bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari kekayaan atau jabatan, tetapi juga dari semangat dan ketekunan. Dengan cara yang sederhana dan penuh makna, ia memberikan pelajaran penting kepada anak-anak Jembrana bahwa setiap orang memiliki potensi untuk meraih impian, asalkan memiliki tekad yang kuat.

Pertemuan ini juga menunjukkan bahwa seorang pemimpin dapat menjadi teladan yang dekat dengan rakyatnya. Bupati Kembang tidak hanya memperhatikan kebijakan dan pembangunan, tetapi juga peduli pada nasib generasi muda yang akan menjadi masa depan daerahnya.


Lebih baru Lebih lama