Proaktif Cegah Stunting, PIK2 Gelar UPIK Cerdas untuk Bantu Balita dan Ibu Hamil


Tangerang – Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) terus menunjukkan komitmen dalam memberikan dukungan sosial kepada masyarakat sekitarnya. Melalui Program UPIK CERDAS, yang merupakan inisiatif dari perusahaan sebagai bentuk tanggung jawab sosial atau CSR, PIK2 berupaya memperkuat pencegahan stunting sejak dini.

UPIK CERDAS adalah singkatan dari Upaya PIK2 Cegah dan Atasi Bersama Stunting. Program ini diinisiasi oleh PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk melalui Community Development PIK2. Kegiatan terbaru dari program tersebut digelar di Desa Tanjung Burung dan Desa Tegal Angus, Kabupaten Tangerang, pada pertengahan April lalu. Dalam kegiatan tersebut, PIK2 bekerja sama dengan pihak terkait untuk melakukan pemeriksaan kesehatan balita dan ibu hamil.

Tujuan dari program ini adalah untuk menjangkau kelompok tertentu secara spesifik agar penanganannya lebih tepat sasaran. Fokus utamanya adalah anak usia bawah dua tahun (baduta), baik yang mengalami stunting maupun kurang gizi, serta ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronik (KEK).

Program UPIK CERDAS tidak hanya berupa bantuan satu kali, tetapi juga melibatkan pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala. Hal ini menjadi bagian penting dalam mencegah stunting secara terarah. Bagi para ibu yang memiliki anak balita, kegiatan seperti ini sangat membantu dalam memahami kondisi kesehatan anak, termasuk berat badan, tinggi badan, dan kecukupan gizi.

Salah satu warga Desa Tanjung Burung, Melati Anggraini, mengatakan bahwa pemeriksaan balita membuatnya lebih paham akan kondisi anaknya. Ia membawa anaknya yang tergolong baduta untuk mengikuti pengecekan kesehatan. “Sebagai ibu, saya senang ada pemeriksaan seperti ini. Anak saya masih balita, jadi saya ingin memastikan tumbuh kembangnya tidak tertinggal,” katanya.

Melati menyebut banyak orang tua sering kali hanya melihat anak dari aktivitas sehari-hari. Padahal, anak yang terlihat aktif belum tentu memiliki status gizi yang baik. “Kalau hanya dilihat di rumah, kami kadang merasa anak baik-baik saja. Setelah (anaknya) dicek, kami jadi tahu apakah berat badannya cukup atau perlu perhatian lebih,” ujar Melati.

Selain bagi balita, program UPIK CERDAS juga memberikan manfaat bagi ibu hamil. Siti Rahma, warga Desa Tegal Angus yang sedang mengandung, mengaku mendapatkan informasi penting setelah mengikuti kegiatan tersebut. “Saya sedang hamil tujuh bulan. Pemeriksaan seperti ini membantu saya mengetahui kondisi tubuh, apalagi ibu hamil memang harus menjaga makanan dan kesehatan,” ucap Siti.

Menurut Siti, edukasi bagi ibu hamil sangat dibutuhkan karena pencegahan stunting tidak bisa menunggu anak lahir. Kondisi gizi ibu selama masa kehamilan menjadi fondasi penting bagi kesehatan bayi. “Kalau ibu hamil kurang makan bergizi, dampaknya bisa ke bayi. Jadi, saya merasa program seperti ini harus sering dilakukan,” tambah Siti.

Melalui UPIK CERDAS, PIK2 berupaya mendorong kesadaran kolektif bahwa stunting merupakan persoalan serius yang harus dicegah sejak dini. Pencegahan tersebut perlu dimulai dari masa kehamilan, dilanjutkan pada 1.000 hari pertama kehidupan anak, dan diteruskan melalui pemantauan rutin.

Community Development PIK2 menempatkan program itu sebagai bagian dari kontribusi dunia usaha terhadap kualitas kesehatan generasi masa depan. Peran swasta dinilai penting untuk memperkuat program kesehatan masyarakat, terutama di tingkat desa. Kegiatan pengecekan kesehatan di Desa Tanjung Burung dan Desa Tegal Angus menjadi bukti bahwa pencegahan stunting membutuhkan pendekatan langsung kepada warga. Dengan begitu, keluarga yang berisiko dapat teridentifikasi lebih awal.

UPIK CERDAS diharapkan dapat menjadi program berkelanjutan yang memberi dampak nyata bagi masyarakat. Melalui pemantauan kesehatan, edukasi gizi, dan perhatian kepada ibu hamil serta balita, PIK2 berupaya ikut memutus rantai stunting di Kabupaten Tangerang.

Lebih baru Lebih lama