TKW Hong Kong Jago Dead Hang Usia 57, Barlina Bayar Rp62 Juta untuk Pelatih Yoga

TKW Hong Kong Jago Dead Hang Usia 57, Barlina Bayar Rp62 Juta untuk Pelatih Yoga

Kehidupan Barlina Lina, Seorang TKW yang Tetap Aktif Berolahraga di Usia 57 Tahun

Barlina Lina, seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Purwokerto, Jawa Tengah, tidak pernah mengabaikan pentingnya olahraga meskipun usianya sudah mencapai 57 tahun. Di tengah kesibukannya sebagai asisten rumah tangga di Hong Kong, ia tetap aktif berlatih dan bahkan bisa melakukan gerakan seperti Dead Hang, yaitu menggantung tubuh dengan tangan dan bahu hingga kepala berada di bawah.

Barlina sering membagikan video aktivitas olahraganya melalui media sosial. Ia menunjukkan bagaimana ia melakukan stretching, latihan fleksibilitas, serta dead hang dengan mudah. Banyak warganet yang terkejut setelah mengetahui bahwa ia sudah berusia 57 tahun.

Ia kini aktif membuat konten olahraga melalui YouTube, Facebook Pro, dan Instagram. Dalam konten-kontennya, ia rutin membagikan latihan ringan dan stretching untuk mengajak orang-orang seusianya tetap aktif. “Kadang saya live stretching juga supaya orang-orang yang sudah umur tetap olahraga walaupun ringan-ringan,” ujarnya.

Menariknya, Barlina baru mulai serius berolahraga saat usianya 49 tahun. Saat itu, ia sudah bekerja sebagai ART di Hong Kong. Awalnya, ia hanya mengikuti gerakan orang-orang yang berolahraga di taman saat hari libur. “Daripada diam saja waktu libur, saya ikut gerakan orang-orang olahraga di taman Hong Kong,” katanya.

Sejak kecil, Barlina menyukai olahraga. Namun, keterbatasan ekonomi membuatnya tidak memiliki kesempatan mendalami aktivitas tersebut saat muda. Di Hong Kong, ia mulai rutin berlatih secara autodidak. Dari gerakan-gerakan sederhana, tubuhnya perlahan menjadi lebih kuat dan lentur. Kini, ia terbiasa melakukan stretching, yoga, hanging exercise, wall sit, hingga latihan kekuatan tubuh bagian atas.

Perjalanan olahraga Barlina terus berkembang. Pada usia 53 tahun, ia mulai mengenal yoga. Dua tahun kemudian, tepat saat berusia 55 tahun, ia mengambil sertifikasi yoga teacher training di Hong Kong. Ia mengaku sempat meminjam uang kepada majikannya untuk membayar biaya pelatihan tersebut. “Waktu itu sekitar 28 ribu dolar Hong Kong (sekitar Rp 62 juta),” katanya.

Tak berhenti di situ, di usia 57 tahun Barlina juga mengambil kelas privat gym outdoor untuk memperdalam pemahamannya soal otot dan kekuatan tubuh. Program tersebut dijalaninya selama 12 jam latihan bersama personal trainer setiap minggu. “Saya ingin lebih memahami olahraga untuk tulang dan otot,” ujarnya.

Menurut Barlina, latihan tersebut membantunya memahami teknik olahraga yang benar, termasuk cara menjaga bahu dan otot tetap kuat di usia yang tidak lagi muda. Di tengah kesibukannya bekerja sebagai ART, Barlina tetap menyempatkan diri untuk berolahraga. Ia bahkan bisa berlatih di taman, ruang publik, hingga dapur rumah jika sedang sibuk. Baginya, olahraga kini sudah menjadi bagian dari rutinitas harian. “Kalau sehari enggak stretching atau olahraga rasanya ada yang kurang,” katanya.

Ia juga selalu mengingatkan pentingnya pemanasan sebelum latihan, terutama bagi pemula dan orang berusia lanjut. Barlina biasa memulai latihan dari gerakan ringan untuk leher, bahu, dan pundak sebelum masuk ke gerakan inti seperti stretching atau dead hang. “Jangan langsung ikut gerakan yang susah. Harus pemanasan dulu,” ujarnya.

Selain olahraga, Barlina menjaga pola makan sederhana dengan lebih sering mengonsumsi makanan rumahan, jus sayur, hingga camilan seperti ubi dan telur rebus. Meski kini viral di media sosial, Barlina mengatakan tujuan utamanya bukan sekadar membuat konten, melainkan menginspirasi orang lain agar tetap aktif bergerak di usia berapa pun. “Badan boleh menua, tapi pikiran tetap muda,” katanya.



Lebih baru Lebih lama